Wednesday, June 3, 2020





Kemarin pagi, Mama membawakan kami tiga cup jenang yang dibelinya dari seorang pedagang di dekat Pasar Denggung. Berupa dua cup jenang mutiara dan satu cup jenang kacang hijau. Semuanya lengkap dengan santan yang terpisah.


Jangan ditanya rasanya! Enak buangettt! Biasanya anak-anak agak pilih-pilih penganan, tetapi setelah mencicipi jenang bawaan neneknya itu, mereka suka sekali. Tak terasa masing-masing cup dihabiskan tak bersisa.


Si bungsu lahap dengan jenang mutiara kesukaannya, si sulung puas menikmati jenang kacang hijau kupas, dan kami berdua (aku dan suami) menghabiskan cup yang tersisa.


"Enak, Bun," kata si sulung. Kemudian ayahnya pun berkata, "Besok beli lagi, Bun, enak."


Jadilah pagi ini aku mengajak Mama berburu jenang di pagi hari. Mamaku kemarin bilang si Mas penjualnya akan mangkal pagi-pagi dan jenang biasa habis sebelum pukul 08.00. 


Terpaksalah aku mandi lebih awal dari biasanya, sehingga sebelum jam 07.00 kami sudah berangkat untuk membeli jenang sekalian belanja kebutuhan dapur.


Sesampainya di area parkir motor Taman Denggung, kami mulai mengintai keberadaan motor si Mas Jenang dengan payung sebagai atributnya.


"Nah, itu, Dek. Tuh, motor yang pake payung." Aku pun melajukan motor ke arah yang ditunjuk oleh Mama. 


Ah, ternyata di sini si Mas Jenang mangkal. Baiklah, besok-besok tak perlu bingung-bingung lagi kita, Gaes.


Dengan ramah, Mas Jenang melayani pesanan kami. Berupa dua cup mutiara, tiga cup kacang hijau kupas, dan dua cup candil. Total semuanya tujuh cup. Masing-masing cup dihargai Rp 6.000 saja. Murah banget, kan? Kalau udah masuk mol bayangin berapa harganya untuk kualiatas rasa yang amazing banget.



Selain keramahan dan kelezatan jenangnya, si Mas Jenang juga menjaga kebersihan dagangannya, Gaes. Jadi, gak perlu khawatir tidak higienis ya. Jenangnya juga ada beraneka macam, loh.


Nah, siapa yang tinggal sekitaran Sleman dan Jogja? Bolehlah sekali-sekali mampir di Pasar Denggung, tempat biasanya si Mas Jenang mangkal. Tepatnya di area parkir mobil dekat Taman/Lapangan Denggung. 


Bagi sobat kuliner yang minat order via telepon juga bisa, kok. Masnya punya nomor HP yang bisa kalian hubungi.

👇

Jenang Blunyah
Pusatnya: Jl. Turi-Sleman Km. 1 Blunyah Trimulyo Sleman Yogyakarta
Cabang: Lapangan Denggung
Open: 06.00 - 08.00 (tergantung persediaan)
HP/WA: 0878-7883-6436

1 komentar:

Ft. of current space, and the move included a significant addition of fifty,000 sq. In order to know the amount of ground space we'd require, our manufacturing engineering team created lots of of “what-if” mill layouts to work by way of various factory ground configurations. This exercise helped us understand the sq. footage we would need to continue rising our machining capability for years to come back. The key to maintaining our quick-turn lead instances for machined elements is our infinite capability mannequin. By automating the front-end of the manufacturing process and mixing it with large machining scale, we are able to} reliably ship machined elements in as fast as 24 hours. After importing your part design, Direct CNC you will obtain an online quote that includes manufacturing analysis to assist enhance part manufacturability.

REPLY

Silvie's Notes . 2019 Copyright. All rights reserved || Kontak Kami : silvia.destriani@gmail.com.